Kylian Mbappé Mulai Frustrasi dengan Perannya Sebagai Striker di Real Madrid

Kylian Mbappé mulai merasa frustrasi dengan posisinya sebagai striker di Real Madrid. Penampilannya yang kurang memuaskan dalam pertandingan Liga Champions UEFA melawan AC Milan semakin memperburuk perasaannya. Meskipun Mbappé mencoba tampil agresif dengan melakukan delapan tembakan, ia kesulitan mencetak gol dan kehilangan bola beberapa kali, yang berujung pada kekalahan 3-1 Madrid.
Mbappé merasa posisinya sebagai penyerang tengah tidak cocok dengan gaya permainannya. Ia lebih nyaman bermain di posisi sayap kiri, meskipun posisi itu sudah diisi oleh Vinicius Junior. Hal ini membuat Mbappé merasa terhambat, karena ia tidak melihat masa depannya sebagai striker di Real Madrid. Kekalahan telak 4-0 dari Barcelona sebelumnya juga menambah tekanan pada pemain berusia 25 tahun itu.
Menurut Karim Benzema, mantan striker Real Madrid, posisi terbaik Mbappé adalah di sayap kiri, bukan sebagai penyerang tengah. Namun, dengan Vinicius yang juga tampil mengesankan di posisi tersebut, sulit bagi Mbappé untuk menggantikan peran itu. Akibatnya, Mbappé kemungkinan besar harus terus beradaptasi dengan posisi striker, meski itu bukan posisi ideal baginya.
The Most Popular
-
Preview: Bayern Munich vs Paris Saint-Germain -
Final Within Reach: Arsenal Aim to Finish the Job Against Atletico at the Emirates -
Arsenal vs Atletico Madrid – Match Preview -
Women’s Super League Preview: Brighton & Hove Albion Women vs Arsenal Women -
Bayern vs PSG: High-Stakes Semifinal Showdown at Allianz Arena -
Title Race Pressure Mounts: Borneo FC Eye Crucial Win Over Persita

Vietnam
Thailand
Telegram
Facebook
X